Panduan Tawaf Langkah demi Langkah
Penting: Arah
Berjalanlah selalu berlawanan arah jarum jam dengan Ka'bah di sisi kiri Anda.
💡 Tips:: Saat ramai: ambil lingkaran yang lebih luar atau naik ke lantai atas. Jangan pernah mendorong ke arah Hajar Aswad.
Memasuki Masjidil Haram
Menujulah ke arah Ka'bah dan masuki masjid suci.
💡 Tips:: Saat masuk ucapkan: 'Allāhumma iftaḥ lī abwāba raḥmatik'
Mulai dari Hajar Aswad
Mulailah tawaf dengan memberi isyarat ke Hajar Aswad atau menyentuhnya bila memungkinkan.
💡 Tips:: Ucapkan: 'Bismillahi Allahu Akbar wa lillahi alhamd'
Berdoa sambil berjalan
Berdoalah, mohon ampunan, dan panjatkan doa dalam bahasa Anda sendiri atau bahasa Arab.
💡 Tips:: Tidak ada doa khusus yang diwajibkan; berdoalah dari dalam hati.
Bacaan antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad
Di antara kedua sudut Ka'bah ini, bacalah doa berikut.
💡 Tips:: 'Rabbanaa ātinaa fid-dunyaa hasanah wa fil-ākhirati hasanah wa qinaa 'adhāban-nār'
Kembali ke Hajar Aswad
Satu putaran penuh terhitung ketika Anda kembali ke Hajar Aswad.
💡 Tips:: Beri isyarat lagi ke Hajar Aswad dan ucapkan 'Allahu Akbar'
Ulangi 7 kali
Lakukan putaran ini sebanyak 7 kali untuk menyempurnakan tawaf Anda.
💡 Tips:: Gunakan penghitung di bawah ini untuk mencatatnya!
Menuju Maqam Ibrahim
Setelah 7 putaran, menujulah ke Maqam Ibrahim untuk salat 2 rakaat.
💡 Tips:: Bila terlalu padat, salatlah di tempat lain dalam Masjidil Haram.
Minum air Zamzam
Minumlah air Zamzam yang berkah dan panjatkan doa.
💡 Tips:: Minumlah dengan tangan kanan dan mohonlah keberkahan kepada Allah.
Hajar Aswad:
Titik awal dan akhir
Bab as-Salam:
Pintu utama
Lampu hijau:
Di dinding seberang Hajar Aswad; menandai tempat satu putaran dimulai
Maqam Ibrahim:
Untuk salat setelah tawaf
Di lantai Mataf tidak ada lagi garis. Garis marmer hitam itu dihapus karena jamaah melambat dan menunduk ke arahnya, sehingga terjadi penyumbatan. Jadi carilah lampu hijau di dinding, bukan sesuatu di lantai.
Tawaf Anda sah di seluruh Masjidil Haram, termasuk lantai atas dan atap. Komite Tetap untuk Riset Islam dan Fatwa menegaskan hal itu, justru dengan mempertimbangkan kepadatan.
Waktu Terbaik untuk Tawaf
Waktu Sepi
- 1-3 jam setelah salat Subuh
- Antara Zuhur dan Asar
- Larut malam (setelah Isya)
- Hari kerja (bukan akhir pekan)
Waktu Padat (hindari)
- Menjelang dan sesudah waktu salat
- Jumat malam hingga Sabtu malam
- Hari raya dan liburan sekolah
- Ramadan
Penghitung Tawaf
Mulai tawaf Anda
Ketuk untuk menghitung satu putaran
Mulai Tawaf
بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ
Transliterasi
Bismi llāhi wa llāhu akbar.
Terjemahan
Dengan nama Allah, dan Allah Maha Besar.